TERBIT.ID, Sukabumi - Sebuah kendaraan pick up Mitsubishi T 120 SS bermuatan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM) terbakar di Kampung Pajagan, RT 01/02, Desa Kalapa Nunggal, Kecamatan Kalapa Nunggal, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (4/4/2025) pagi. Api sempat berkobar hebat sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Danpos Damkar Kalapa Nunggal, Remon, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 07.15 WIB. Warga datang langsung ke pos Damkar untuk melaporkan kebakaran tersebut.
“Kejadiannya dilaporkan warga sekitar pukul 07.15 WIB. Awalnya, kami tidak mendapat laporan melalui telepon, tapi warga langsung datang ke pos dan memberitahukan bahwa telah terjadi kebakaran,” ujar Remon.
Remon menjelaskan, kendaraan yang terbakar merupakan mobil pick up yang mengangkut BBM menggunakan jerigen. Dugaan sementara, mobil tersebut digunakan untuk menyalurkan BBM.
“Yang terbakar satu unit mobil dogong (pick up) yang bermuatan bahan bakar minyak. Jika melihat kronologisnya, kemungkinan besar kendaraan tersebut memang digunakan sebagai penyalur BBM,” tambahnya.
Saat menerima laporan, Damkar Kalapa Nunggal segera menuju lokasi kejadian. Namun, karena api semakin membesar dan dikhawatirkan terjadi ledakan, pihaknya meminta bantuan dari Damkar Cibadak.
“Untuk ke lokasi, tim Damkar Kalapa Nunggal langsung bergerak lebih dulu. Saat tiba di TKP, api sudah besar dan berpotensi meledak. Karena itu, saya meminta izin untuk mengerahkan bantuan dari Damkar Cibadak,” jelasnya.
Total dua unit mobil pemadam kebakaran dan delapan personel dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena bensin yang terbakar justru semakin membesar saat disiram dengan air.
“Kesulitannya, bensin kalau disiram air malah semakin membesar. Jadi, kami harus mengantisipasi dari segala sisi terlebih dahulu. Unit yang terbakar diamankan, lalu setelah api mulai mereda, baru kami lakukan eksekusi pemadaman secara maksimal,” terang Remon.
Karena keterbatasan alat, Damkar tidak bisa menggunakan bahan kimia serbuk untuk memadamkan api dengan lebih efektif. Namun, dengan koordinasi yang baik bersama personel dari Kodim, Babinsa, dan Polsek setempat, kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar satu jam.
“Alhamdulillah, api berhasil ditangani. Ada dukungan dari Kodim, Babinsa, dan Polsek juga,” imbuhnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Sopir kendaraan diketahui tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Meski lokasi kejadian berada cukup dekat dengan permukiman warga, petugas berhasil mengantisipasi agar api tidak merambat ke lingkungan sekitar. (R.Cking).